Antonio Valencia Kemungkinan Pergi Dari MU

(Refrensi)

Pemenangbola.com  –  Raksasa Inggris Manchester United di laporkan akan di tinggal pergi oleh kapten klub, Antonio Valencia pada musim depan. Rumour itu mencuat usai di beritakan olah kalangan media di Inggris.

Nama Antonio Valencia sendiri bukan nama sembaranga, ia merupakan pemain warisan dari Sir Alex Ferguson dan pemain kesayangan Fergie, dia sendiri sudah membela klub selama 9 musim lamanya terhitung dari musim 2009 yang lalu.

Sejatinya Valencia sendiri merupakan seorang winger kanan klasik, dan ia sempat bermain dengan amat bagus, kedatangannya sendiri di prediksi bisa menggantikan posisi kosong Cristiano Ronaldo yang hengkang pada musim tersebut. Berhasil tampil bagus dalam musim-musim pertamanya di klub yang bersangkutan harus mengalami cedera lutut serius hingga ia gagal menampilkan permainan konsistennya.

Semenjak posisinya di geser lebih kedalam yaitu menjadi seorang fullback kanan, Valencia berhasil menampilkan permainan terbaiknya hingga saat ini.

The Sun merilis sebuah kabar jika yang bersangkutan kemungkinan tidak bisa bermain selama 10 musim bersama Manchester United, kabarnya ia akan meninggalkan klub pada akhir musim nanti.

Alasannya, adalah kontrak sang pemain akan habis pada 2019 dimana hingga kini ia dan agennya masih belum mendapatkan kontrak perpanjangan dari pihak klub.

Valencia sendiri yang di wakili oleh agennya memang sedang dalam pembicaraan negosiasi terhadap klub, namun dengan karena merebak jika isunya dirinya dengan manajer Jose Mourinho di laporkan memanas.

Hubungan keduanya jika di kabarkan sedang dalam hubungan yang harmonis mengingat beberapa waktu yang lalu sang pemain sempat memberikan Like di media sosial berupa postingan tentang Jose Mourinho yang mungkin akan di pecat oleh klub.

Mantan Pemain Liverpool Ini Sebut Mourinho Ingin Di Tendang Para Pemainnya

Pemenangbola.com –  Mantan pemain Liverpool Jammie Carragher mengungkapkan jika manajer Jose Mourinho sudah tidak mendapatkan resfect dari para pemainya di klub. Jammie sendiri mangatakan hal itu karena terlihat dari permainan klub berjuluk The Red Devils ini ketika di hancurkan oleh West Ham United dengan skor 3-1.

Yang musim ini menjadi musim yang buruk bagi Mourinho, pasalnya dirinya di terpa oleh banyak kalangan dan serangkai kritikan usai hasil mengecewakan klub di pentas Primer Leangue.

Sejuah ini MU sudah menelan tiga kali kekalahan dari tujuh pertandingan yang sudah di jalani oleh klub. Sementara itu berbagai media memberitakan jika Mourinho sudah berada di titik terendahnya sebagai pelatih Manchester United karena para petinggi klub sudah mulai mendiskusikan masa depan mantan pelatih Inter Milan dan Real Madrid itu.

Daily Mail menghembuskan sebuah berita dari sumber dalam klub yang mengatakan jika Jose Mourinho sudah membuat para management klub murka atas apa yang terjadi di klub. Tidak hanya itu mereka kabarnya mulai cemas dengan beberapa pemain bintang yang mulai tak betah usai tidak mendapatkan jam bermain yang layak di skuat tim.

Jammie Carragher yang sering menyoroti penampilan MU memang merasa aneh bagaimana anak asuhan Mourinho mencoba membangkang dengan usai yang terbilang muda disana. Carragher menginggatkan jika para pemain mencoba mengeroyok Mourinho dan ingin menendangnya keluar dari Old Traford.

”Bukan saya membela Mourinho, kita tahu United merupakan klub yang sangat tegas dengan para pemainya. Ketika di jaman Sir Alex tidak ada pemain yang berani menentangnya atau dia akan mati. Hal yang terjadi dengan pemain sepeti David Beckham yang harus mengalami pelipis kirinya sobek karena Fergie. Lalu ada Jack Stam dan Keane, banyak orang merasa menghormati mereka karena permainan mereka yang begitu keras namun ketika mereka menentang Ferguson mereka hancur dan menyesali perbuataan mereka.”

 

Kalah Dari West Ham United, MU Hubungi Zidane ?

Zinedine Zidane Bersama Istrinya Sedang Berada Di Area Pusat Perbelanjaan Di London.

Pemenangbola.com  –  Sebuah laporan mengejutkan datang, jika kabarnya para petinggi Manchester United sedang beruding untuk mendatangkan Zinedine Zidane untuk menggantikan Jose Mourinho nantinya. Mereka bahkan percakapan dengan mantan entrenador Real Madrid itu.

BeIN Sports mengklaim pelatih asal Prancis telah dihubungi atas pekerjaan di Old Trafford setelah kekalahan dari West Ham yang  memastikan awal terburuk United untuk musim selama 29 tahun terakhir. Namun Setan Merah dengan cepat mengosongkan desas-desus tersebut meski ada tekanan yang semakin bertambah pada manajer mereka menyusul kekalahan hari ini di West Ham.

Keys mengatakan hari ini: “Sumber yang dekat dengan beINSports menyarankan Manchester United melakukan percakapan awal dengan Zinedine Zidane.”

Namun, James Robson dari Manchester Evening News mengatakan klub telah menggambarkan klaim itu sebagai “omong kosong”.

Mourinho berada di bawah pengawasan besar setelah kekalahan ketiga United di  Liga Primer Inggris. Kekalahan  3-1 atas West Ham United di Stadion London memastikan itu adalah awal terburuk Old Trafford dalam satu musim dalam 29 tahun dan peluang bagi pelatih Portugal yang kehilangan pekerjaannya telah dipangkas.

Zidane, yang digambarkan di London minggu ini, saat ini tidak memiliki klub setelah meninggalkan Real Madrid di musim panas.

Legenda Prancis membimbing raksasa La Liga meraih tiga kemenangan Liga Champions sebelum meninggalkan Bernabeu.

Meskipun United telah menolak klaim bahwa mereka berencana untuk menawarkan pekerjaan kepada Zidane, perlu dicatat bahwa mereka telah menggagalkan laporan serupa yang mengklaim bahwa mereka telah mengadakan pertemuan dengan Louis van Gaal pada tahun 2014, hanya bagi pelatih asal Belanda untuk mengambil alih kemudi beberapa bulan kemudian.

Mourinho Usung Taktik Gila Lawan Totenham

Pemenangbola.com – Jose Mourinho memang sedang dilema bersama klubnya Manchester United usai mereka dikalahkan oleh Totenham Hot Spurs pada pertandingan lanjutan Primer Leangue pada pekan ke tiga. Mereka takluk dengan skor 0-3 yang menambah catatan buruk mereka setelah sepekan lalu mereka juga takluk dengan skor 3-2 dari Brighton.

Mendapatkan hasil buruk jelas membuat Mourinho mendapatkan kritikan begitu pedas, hingga ia dinilai tidak becus untuk membesuk United mengingat baru kali Setan Merah mengalami kekalah pada dua pertandingan awal Primer Leangue secara beruntun.

Pada pertandingan itu Mourinho bermain menggunakan formasi 4-3-3 dimana ia memasang Pogba sebagai Wingger kiri lalu berubah dengan memainkan tiga pemain bertahan dimana Herrera di geser sebagai bek yang berujung hancurnya United lewat gol gol yang di cetak oleh Harry Kane dan Lucas Moura.

Legenda MU Garry Nevile bahkan menuding Mourinho memainkan formasi aneh pada pertandingan melawan Totenham karena mendapatkan arahan dari mesing Bingo yang membuat mereka mudah di kalahkan begitu saja.

”Saya tidak mengerti bagaimana seluruh para pemain bermain, lihat Pogba ia bahkan tidak bisa bergera, Jesse Lingard tidak pernah mendapatkan bola dan menyentuh bola. Fredd berlari sana kemari, Matic juga tidak bisa memberikan ketenangan di lini tenhah ini benar benar buruk.”

”Lalu anda melihat Ander Herrera bermain sebagai bek tengah di apit oleh Chriss Smalling dan Phil Jones. Saya benar benar binggung melihat apa yang dimainkan oleh Mourinho pada pertandingan melawan Spurs.”

Akhirnya MU sendiri harus mengakui kekalahnya dengan skor 0-3 di Old Traford.

Sharer : Kepergiaan Ferguson Menghancurkan United

Pemenangbola.com  – Legenda timnas Inggris, Allan Sharer langsung memberikan kritikan kepada Manchester United usai mereka tampil melempek di pertandingan pertandingan Primer Leangue musim ini. Sharer berujar jika United sendiri usai di tinggal Sir Alex Ferguson menjadi hancur lebur dan berantakan hal tersebut lah menjadi minimnya prestasi mereka.

Manchester United sendiri di tinggal Sir Alex Ferguson pada musim 2013 yang lalu dimana ia sudah menyudahi masa kepemimpinannya selama 26 musim dimana hal tersebut merupakaan rekor yang benar benar lama. Tidak hanya itu Ferguson dinilai menjadi pelatih yang memberikan banyak trofi untuk United.

Sialnya kepergian Ferguson berdampak buruk bagi United mereka justru menjadi klub yang kehilangan idientitas sebagai klub special juara. Bahkan sudah terjadi pergantiaan pelatih sebanyak tiga kali dalam kurun waktu lima musim.

Bagi Sharer kehilangan sosok Ferguson membuat MU menjadi klub yang benar benar hancur dari segi mental dan idientitas.

”Kepergian Ferguson sangat terasa bagi Manchester United, mereka benar benar menjadi klub yang sedang mencari idientitas.”

”Tidak ada pemain yang bisa mewarisi pemikiran seperti Sir Alex, ketika Ferguson menjadi pelatih ia selalu menanamkan mental juara dan idientitas kepada semua pemainya. Pemain pemain seperti Cantona, Keane dan Rio Ferdinand menjadi pemain yang bisa memberikan banyak energi positif di ruang ganti klub.”

”Lebih buruknya lagi mereka bahkan memiliki raihan poin yang sangat banyak berbeda dari tim tim yang menjadi juara. Ada sekitar puluhan poin yang terpaut disana, jadi ini benar benar buruk.”Ungkap Sharer kepada media.

Redknapp : MU Tidak Memiliki Filosofi Bermain Yang Jelas

Pemenangbola.com – Ironis memang melihat MU merupakan klub yang memiliki segudang pemain bertalenta dan dilatih oleh pelatih top eropa harus takluk di tangan Brigton pada pekan kedua Primer Leangue 2018-2019. United sendiri menjalan laga kedua kompetisi di Ratu Elisabeth itu dimana mereka kalah 3-2 oleh Brighton & Hove Albion.

Lebih parahnya pertahanan MU benar benar compang camping dengan mereka kemasukan tiga gol di babak pertama yang mana hal tersebut menjadi kekhawatiran Jose Mourinho terlebih musim ini ia gagal mendapatkan sosok pemain bertahan yang tangguh.

Jamie Redknapp yang aktif sebagai pundit pun tak mau ketinggalan mengkritik performa Setan Merah yang angin anginnya dimana hal tersebut menjadi bumerang bagi klub untuk musim ini.

”Mereka United seperti tidak memiliki filosofi bermain, mereka tak tahu bagaimana bermain sepak bola sesungguhnya. Ini mungkin akan menjadi awal dari keterupurukan bagi mereka, ingat dalam dua pertadingan yang mereka jalani mereka selalu kebobolan dan kemenangan mereka sendiri memiliki selisih.”

Jamie sendiri mengatakan jika kesalahan MU tidak terdapat pada pemainnya, melainkan filosofi yang di terapkan oleh Mourinho adalah akar permasalahan yang sesungguhnya.

”Laga ini menjadi laga yang aneh, kita bisa melihat ketika para pemain yang sudah mulai tidak mendengarkan instruksi dari managernya.”

”Mungkin Jose akan menyalahkan klub karena tidak mendatangkan pemain bertahan yang tepat untuknya, namun ingat  permainan MU sangat tidak enak di tonton. Bagaimana mereka hanya memainkan bola bola atas ketika Maurane Fellaini masuk itu mungkin permainan terbaik MU.”

”Lihat bagaimana Manchester City, Liverpool, Totenham, bahkan Chelsea yang baru di latih oleh Maurzio Sarri memiliki permainan yang lebih mengibur dari tim yang di latih oleh Mourinho.”

Berba Sebut Media Terlalu Membesar Besarkan Masalah Mourinho Dan Pogba

Pemenangbola.com – Mantan penyerang Manchester United, Dimitar Berbatov menyatakan jika berita yang membahas hubungan buruk Paul Pogba dan manager Jose Mourinho memang menjadi sebuah hal yang terlalu di besar besarkan terlebih mereka terlihat memiliki hubungan yang profesional antara pemain dan pelatih.

pada pertandingan melawan Leister City Pogba diminta awak media menjawab perihal hubungannya dengan managernya, Mourinho ia menjawab jika ada sebuah hal yang tidak bisa di ungkapkan dan jika ia mengatakannya jelas ia akan mendapatkan sebuah hukuman.

Tidak hanya itu ia juga menambahkan jika seorang pemain harus mendapatkan kepercayaaan dari seseorang maka ia akan menampilkan penampilan terbaiknya.

Rupanya bisa di tebak jika memang keduanya sedang tidak memiliki hubungan yang baik mengingat dari beberapa komentar yang di ungkapkan eks gelandang Juventus selalu tentang seseorang yang tidak bisa ia katakan siapa.

Media media pun begitu agresif menyambar komentar tersebut dan langsung membesarkan jika Pogba memang sedang mencari cara keluar dari Old Traford dengan meminta agenya Mino Raiola untuk segera bernegosiasi dengan Barcelona untuk mengeluarkannya.

Eks striker MU, Dimitar Berbatov pun angkat bicara dengan perihal kabar yang menyebutkan jika keduanya memiliki hubungan yang benar benar buruk.

”Saya tidak tahu apakah itu benar atau tidak, dengan berita itu.”

”Yang saya ketahui jika media terlalu membesar besarkan berita tersebut. Paul mendapatkan jabatan kapten melawan Leister City, jadi itu jelas bisa menjadi pertimbangan yang bagus tentang hubungan keduanya. Namun saya pikir Jose maupun Pogba harus menjadi pria dewasa untuk segera menyelesaikanya.”

Mourinho : Penalti Gagal, Messi Trauma Dengan Piala Dunia 2014

Bintang Argentina Lionel Messi mendatkan banyak cibiran usai kembali gagal mengeksuki penalti dalam pertandingan melawan timnas Islandia pada grup D Piala Dunia di Russia. Ternyata kegagalan Messi juga mendapatkan sorotoan oleh Jose Mourinho yang menjadi komentator dari stasiun televisi Russia.

Mourinho beranggapan jika Messi merupakan hanya manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan, dan bukan seorang Superman. Bagi Mourinho sering gagalnya Messi dalam mengeksekusi penalti dikarenakan traumanya dalam pertandingan pertandingan besar di level negara. Mulai dari Piala Dunia 2010, 2014 dan Coppa Amerika ketika menghadapi Chile di final.

Apalagi untuk dua ajang terakhir yang di  ikuti oleh bintang Barcelona itu, merupakan yang terfatal menurut Mourinho. Ketika Piala Dunia 2014 sendiri Messi sempat bermain di final bersama Argentina melawan Jerman, namun Tim Tanggo harus di kalahkan oleh Jerman dengan skor 1-0, padahal kala itu Messi memiliki banyak kesempatan untuk menjebol gawang Manuel Never.

Tidak hanya itu pada pertandinagan Coppa Amerika pada 2016 yang lalu Messi juga sempat bermain di babak final melawan Chile dan ketika itu kedua tim harus saling  adu jotos lewat adu penalti. Messi yang mengambil tendangan penalti kembali gagal mengeksekusinya hingga membuat dirinya sempat frustasi dan sempat memutuskan pensiun dari timnas Argentina hingga terakhirnya ia kembali mencabut ucapannya untuk pensiun usai Argentina lolos ke Piala Dunia 2018 dari babak kualifikasi.

Mourinho yang pernah berhadapan dengan Messi ketika menangani Real Madrid mengukapkan sangat detail mengapa La Pulga kerap gagal mengeksekusi penalti dalam gelaran besar seperti Piala Dunia dan Coppa America demi membela negaranya.

”Messi mengalami tekanan, kegagalannya di Piala Dunia dan Coppa America sangat berdampak dengan pertandingan melawan Islandia. Dia menjadi kapten dan dia sering mengalami kegagalan dalam turnamen seperti Piala Dunia dan Coppa America.” ucap Mou.

”Kualitasnya tidak di ragukan lagi, tapi tidak ada pemain di timnas yang bisa membantunya seperti di Barcelona. Dia Messi harus berjuang sendiri tanpa di bantu rekan rekannya. Ia harus menjemput bola hingga setengah lapangan, berlari melawan dua hingga tiga pemain dan mencoba mencetak gol, dengan usia 30 tahun itu mustahil,lalu dengan ban kapten yang di embannya akan sangat berat baginya.” sambung Mourinho.

Mourinho : Ronaldo Merupakan Pemain Ajaib

Jose Mourinho tidak  ingin melewatkan laga laga Piala Dunia dalam pertandingan Big Match super seru, hal ini di lihat dari dirinya yang secara menyaksikan laga Spanyol VS Portugal dalam laga fase grup. Pertandingan besar berjalan dengan sangat seru dan terjadi hujan gol dengan masing masing tim kebobolan tiga gol yang berakhir dengan skor imbang 3-3.

Namun yang menjadi perbincangan bukannya hanya pertandingan tersebut, tapi karena sosok kapten  timnas Portugal yakni Cristiano Ronaldo yang bermain dengan sangat luar biasa dengan menciptakan hatrick ke gawang David De Gea.

Penampilan Ronaldo sendiri memang sangat di tunggu tunggu dalam turnamen ini usai dua musim yang lalu ia berhasil menghantarkan Selecao untuk menjurai ajang Euro pada 2016 yang dengan mengalahkan Prancis. Tidak hanya itu ia juga berhasil menghantarkan klubnya Real Madrid untuk meraih gelar liga Champions ketiga secara beruntun.

Mou yang pernah bekerja sama dengan CR7 di Real Madrid selama tiga musim menyatakan jika sosok Ronaldo merupakan pemain yang sangat langka dan Special.

”Lihat pertandingan tadi itu sangat luar biasa, hanya butuh sosok Ronaldo saja untuk menahan  11 pemain Spanyol. Itu sangat luar biasa.” ucap Mourinho kepada Russia Sports.

Anggapan Mourinho memang benar adanya melihat Statistik yang di buat oleh penyerang Real Madrid tersebut. Dengan apa yang di lakukan Ronaldo, bagi Jose ia merupakan pemain yang begitu Special dan menciptakan perbedaan ketika di laga laga paling krusial.

”Sangat banyak typekal pemain saat ini,  ada beberapa pemain yang bermain untuk pertandingan, ada pemain yang bermain demi pertandingan, dan ada pemain yang bermain untuk sebuah pertandingan dan bisa menciptakan perbedaan.

Andy Cole : Rubah Segera Filosofimu Jose !

Manager Manchester United, Jose Mourinho disarankan untuk segera mengganti taktik membosankannya di MU, hal ini dikarenakan penampilan permainan Setan Merah tak kalah jauh dari eranya Louis Van Gal menurut pendapat dari legenda MU, Andy Cole.

Pada musim ini sendiri Manchester United hanya berhasil finish di posisi Runner Up Primer Leangue, meski pencapain tersebut memuaskan semenjak perginya Sir Alex Ferguson dan setelahnya jawara Primer Leangue tersebut langsung menurun kualitasnya bahkan harus gagal bermain di ajang Liga Champions di era Louis Van Gal dan David Moyes.

Semenjak kedatangkan Mourinho pada 2016 yang perlahan tapi pasti skuat MU memang mulai membaik dengan berhasil nya mereka menjurai ajang Liga Eropa dan Piala Liga pada musim perdana pelatih asal Portugal tersebut. Tapi banyak yang tidak terlalu suka dengan taktik yang di usung oleh Mourinho. Pelatih berusia 54 tahun itu memang terkenal dengan permainan Pragmatisnya yang terkadang membuat banyak orang bosan dengan permainan Setan Merah pada musim ini.

Dan pada musim kedua Mourinho ia berhasil membawa MU finish di Runner Up dan gagal meraih satu trofi pada musim ini dengan mereka membuat sejerah yang sangat bagus dengan perbedaan 19 poin dari juara bertahan Manchester City yang berhasil menjurai Primer Leangue pada musim ini.

Bagi Cole yang pernah membela MU ia meminta Mourinho untuk segera merubah taktiknya agar timnya bisa bermain menyerang seperti eranya Sir Alex Ferguson.

”Saya melihat skuat ini di oleh pemain pemain yang sangat berkualitas.” ucap Cole kepada The Daily Stars.

”Saya berharap Jose Mourinho merubah filosofinya segera, permainannya sangat membosankan. Manchester United gagal pada musim ini karena permainan yang kurang menyerang yang membuat mereka gagal mencetak banyak gol kegawang lawan.” terangnya.